BIREUEN,REAKSINEWS.ID | Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menegaskan pentingnya peran insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif. Hal itu disampaikannya dalam acara silaturahmi dengan wartawan di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (3 April 2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh masyarakat Bireuen, termasuk insan pers yang selama ini menjadi mitra pemerintah. Ia menekankan keterbukaannya terhadap kritik yang bersifat membangun demi kemajuan daerah.
“Saya terbuka terhadap kritik selama itu positif dan bertujuan untuk membangun. Wartawan itu PEUNTEENG (Penting) Kita semua harus berkolaborasi untuk menjadikan Bireuen lebih baik ke depannya,” ujar Mukhlis.
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersatu pasca-Pilkada, mengesampingkan perbedaan politik, dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah. “Pilkada sudah selesai. Kini saatnya kita bersatu. Saya adalah Bupati untuk seluruh masyarakat Bireuen,” katanya.
Pers Sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Mukhlis menegaskan bahwa insan pers memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. “Kehadiran pers sangat penting karena dapat membantu menyelaraskan pembangunan Bireuen melalui pemberitaan yang positif dan informatif,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar pemberitaan yang disajikan tidak disalahartikan oleh masyarakat, karena hal tersebut dapat berdampak pada keberlanjutan pembangunan daerah. BEK TUBOEK PEURAHOE DROE (Jangan bocori perahu sendiri)“Sayang sekali jika narasi yang kurang tepat justru menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” imbuhnya.
Komitmen Meningkatkan PAD dan Kesejahteraan Wartawan
Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Mukhlis mengungkapkan rencana pemerintah untuk membentuk instansi khusus yang menangani pendapatan daerah. “Kita akan mengupayakan regulasi yang dapat mendongkrak PAD, termasuk melalui retribusi. Ini sebagai langkah antisipasi jika dana Otonomi Khusus (Otsus) sewaktu-waktu ditiadakan,” ungkapnya.
Terkait kesejahteraan wartawan, Mukhlis merespons pertanyaan yang diajukan dalam forum tersebut. “Kami akan berupaya memperhatikan kesejahteraan insan pers melalui berbagai pendekatan yang memungkinkan,” katanya.
Evaluasi Kinerja Pejabat Daerah
Dalam diskusi, salah seorang wartawan, Muhajir Juli, menyarankan agar Bupati segera melakukan reorganisasi di berbagai instansi guna meningkatkan efektivitas kerja. Ia menyoroti kurangnya respons dari sejumlah pejabat daerah terhadap konfirmasi media.
Menanggapi hal itu, Mukhlis menegaskan bahwa pihaknya akan menempatkan pejabat berdasarkan kompetensi dan profesionalisme. “Saya pastikan pejabat yang ditempatkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya, bukan karena faktor lain,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh pelayanan publik harus berjalan tanpa pungutan liar. “ BEEK GADOEH LAKEE-LAKEE PEENG (Jangan Asik Minta-minta Uang) Tidak boleh ada praktik meminta uang dalam pelayanan. Jika instansi berorientasi pada pungutan, Bireuen tidak akan berkembang,” tandasnya.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, serta puluhan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Bireuen.(**)